Saat anak anda mengalami batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh, maka sebagai orang tua tentunya akan hawatir. Untuk itu supaya anak cepat sembuh berbagai obat bisa diberikan dari mulai obat-obatan modern samapai dengan menggunakan obat-obatan yang alami. Sebagai obat-obatan alami yang diberikan kepada anak bisa dipilih dari berbagai bahan yang ada seperti dengan jeruk nipis, belimbing wuluh, dan yang lainnya. Pemberian bahan alami untuk obat batuk berdahak pada anak dipercaya memiliki manfaat yang sama dengan obat modern dan tanpa adanya resiko kedepannya.

Sebagai pilihan bahan-bahan alami yang digunakan untuk obat batuk berdahak pada anak, salah satu bahan alami yang sering diberikan yaitu dengan madu. Rasanya yang manis pastinya sangat disukai oleh anak, selain itu bisa juga ditambahkan dengan perasan jeruk nipis jika anak mau. Campuran madu dan jeruk nipis bagi anak bisa diberikan beberapa kali dalam sehari. Untuk madu supaya tidak mudah rusak nutrisinya bisa diseduh dengan air hangat.

Sebagai pemberian obat batuk berdahak pada anak untuk pemberiannya bisa disesuaikan dengan umur anak. Misalnya anak usia di bawah satu tahun, usia 1-2 tahun, dan juga untuk usia 3-5 tahun. Pemberian yang sesuai dengan umur ini bisa memberikan manfaat yang lebih baik, terutama jika memberikan obat-obatan alami.

Selain pemberian obat-obatan alami supaya lebih cepat dalam proses penyembuhan batuk berdahak juga harus diperhatikan dalam hal menjaga kehangatan tubuh anak. Pastikan tubuh anak tetap terjaga kehangatannya dengan memberikan baju hangat dan dijauhkan dari udara dingin. Anda juga bisa memberikan obat gosok dengan aroma harum tertentu yang diberikan pada bagian tubuh tertentu pada anak seperti pada bagian punggung, dada, perut, dan juga leher.

Untuk penggunaan obat batuk kering atau berdahak alami yang tepat, sebaiknya dicoba terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk melihat apakah ada reaksi atau tidak yang ditimbulkan dari pemberian obat alami tersebut. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan mengingat pada anak kecil terutama yang masih dibawah satu tahun belum memiliki kekebalan tubuh yang kuat.