BogorGate.com – Polres Bogor Kota melounching program permainan matematika kepolisian. Acara yang berlangsung di Botani Square, dihadiri Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan, Presiden Direktur klinik pendidikan MIPA (KPM) Ridwan Hasan Saputra, Kadis Pendidikan Kota Bogor, Edgar Suratman, Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Nugroho Pudjo serta juara sains matematika Internasional Irfan Urane Azis, yang ditemani ibunya.

Irfan Urane Azis, siswa kelas 12 di Depok ini merupakan anak kedua dari Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Idham Azis.

Louching program permainan matematika kepolisian ini diawali dengan peragaan anak Sekolah Dasar (SD) terkait baris berbaris.
Semangat nasionalisme pelajar SD ini ditunjukan dalam parade dihadapan para petinggi kepolisian dan pemerintah.

“NKRI harga mati. 70 tahun Indonesia merdeka, semangat nasionalisme harus tetap dipertahankan. Ayo tertib berlalulintas dan taat aturan,”demikian pekik anak-anak SDN Ciomas 2 saat memperagakan atraksi didepan Kapolres.

“Saya bangga bisa atraksi didepan pak Kapolres. Kami di sekolah belajar baris berbaris dan belajar aturan tertib berbaris dan bernegara,”kata Nazwa 12, siswa kelas 6 SDN Ciomas 2 bangga.

Kapolres Bogor Kota, AKBP Irsan mengaku, lounching permainan matematika kepolisian ini akan dilanjutkan dengan peragaan permainan.

“Harapannya, agar ketika SMA dan membawa sendiri kendaraan, mereka sudah sadar aturan. Masyarakat luas yang menyaksikan acara lounching ini, diharapkan dapat tersadar dan patuh pada aturan lalulintas,”kata AKBP Irsan.

Sementara. Irfan Urane Azis, siswa kelas 9 Depok, peraih sejumlah medali emas di India 2014, juara 1 Gold prize iMAS 2015, medali emas di Cina 2015, juara 1 emas matematika di Singapura 2015, dan beragam juara lainnya di tanah air yang hadir pada acara ini menuturkan, prestasi yang ia raih sekarang, karena belajar dengan tekun.

“Saya belajar dengan tekun. Dan jangan lupa berdoa,”kata Azis yang merupakan anak dari Kapolda Sulsel ini.

Ridwan Hasan Saputra, presiden direktur klinik pendidikan MIPA mengungkapkan, dengan di lounchingnya program ini, maka siswa akan disadarkan dengan pentingnya taat aturan.

Pada lomba ini, Juara 1 diraih siswa SD Insan Kamil bernama M Dhiraja. Pelajar kelas 4 ini menjadi jawara setelah mengungguli rekannya sendiri Malai, siswi kelas 6 yang juga berasal dari SD Insan Kamil.