BogorGate.com – Kawasan Puncak tidak hanya dijadikan sebagai daerah yang memiliki wisata alam saja. Pemerintah Kabupaten Bogor berencana mengembangkan kesenian Sunda di kawasan yang berbatasan langsung dengan Cianjur ini.

Menurut Camat Cisarua Bayu Rahmawanto, salah satu kesenian Sunda yang akan dikembangkan adalah alat musik angklung. Menurutnya, angklung nantinya bisa dijual ke wisatawan.

“Agar Puncak mempunyai ciri khas budaya Sunda yang bisa ditonjolkan kepada wisatawan,¨ ujarnya.

Untuk menjalankan program itu, pihaknya pun sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, agar semua sekolah dasar (SD) yang ada di kawasan Puncak mengadakan kegiatan ekstrakurikuler kesenian angklung.

“Kalau anak SD sudah memiliki kemampuan bermain angklung, kami tinggal mendorong kepada hotel dan restoran yang ada disini (Puncak, red) untuk menyediakan alat musik angklung. Jadi, kalau sekolah lagi libur, anak-anak bisa memperagakan alat musik daerah kepada wisatawan sebagai musik selamat datang,” terangnya.

Dikatakan Bayu, saat ini Puncak masih belum menonjolkan kekhasan seni daerah yang bisa dijual kepada wisatawan. Berbeda dengan Jogjakarta yang sudah memiliki ciri khasnya. “Turis yang datang ke Jogja, selain ingin mencoba gudeg, mereka juga ingin melihat orang memakai blangkon dan Keraton Kesultanan yang ada di sana. Kami ingin mencoba seperti itu,” tutupnya.