BogorGate.com – Pasukan pengibar bendera pusaka atau Paskibraka mendapat kesempatan bersilaturahmi dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/8/2015).

“Kami ucapkan terima kasih yang tulus pada Paskibraka, Pasukan Kehormatan Taruna Akademi TNI dan Akpol, Paduan Suara dan Orkestra Gita Bahana Nusantara dan para Teladan Nasional dan pihak lain yang mendukung kesuksesan upacara mengenang detik-detik kemerdekaan,” kata Mensesneg Pratikno di halaman belakang Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (18/8/2015).

Wakil Presiden Jusuf Kalla beserta istri juga hadir dalam acara ini termasuk sejumlah menteri dari Kabinet Kerja. Mulai dari Menteri Dalam Negeri, Menteri Pertanian, Mendikbud, Menteri Agama, Seskab hingga Menteri Pariwisata.

“Semoga keberhasilan ini bisa menjadi kebanggan kita bersama,” tandasnya.

Jokowi mengadakan dialog bukan hanya dengan Paskibraka termasuk juga dengan Keluarga Sakinah, Petani Teladan dan Prestasi, Guru Teladan hingga Dosen teladan.

“Yang hadir di sini adalah para teladan nasional, artinya putra putri terbaik yang sudah dipilih. Saya bangga sekali hari ini bisa ketemu,” kata Jokowi.

Jokowi memilih Istana Bogor untuk pertemuan ini karena jumlah tamu yang dia undang sangat banyak. Sehingga, tempat di Istana Jakarta tak akan cukup.

“Saya pikir 200 atau 300 orang, ternyata saya dapat informasi ternyata kurang lebih 2.000 sampai 3.000, saya kaget. Jadi di istana Jakarta enggak cukup,” kata Jokowi.

Kemudian, Jokowi mengundang Maria Felicia Gunawan, paskibra yang membawa baki saat upacara kenaikan bendera. Jokowi kemudian bertanya mengapa Felisia terpilih menjadi pembawa baki.

“Saya rasa kakak-kakak pelatih punya pertimbangan, kriteria yang cocok sebagai pembawa baki. Saya bersyukur bisa mewakili teman-teman. Kenapa saya terpilih, saya jujur juga enggak bisa menjawab. Karena teman-teman saya yang lain juga layak membawa baki tersebut,” kata Felicia pada Jokowi. (feb)