Memiliki sang buah hati, tentu adalah salah satu hal yang menjadi orang tua harus lebih waspada. Pasalnya, kesehatan anak tentu akan sangat menentukan masa depannya. Oleh karena itu, di bawah ini adalah jenis – jenis imunisasi bayi dan fungsinya yang amat penting bagi kesehatan pribadi bayi dan lingkungan:

  1. Hepatitis B

Hepatitis B ini merupakan jenis vaksin pertama yang akan diperoleh bayi. Pemberiannya paling optimal jika diinjeksikan saat 12 jam setelah kelahiran. Seperti namanua, fungsi dari vaksin Hepatitis B adalah membuat bayi kebal terhadap penularan hepatitis B dari ibu ke anak. Imunisasi bayi ini bisa ditunda apabila ibu terbukti negatif dari penyakit Hepatitis B. Tetapi, harus disegerakan jika ibu positif mengidapnya supaya zat immunoglobulin bisa aktif dan anak tidak ikut terkena Hepatitis B.

  • Polio

Sebelum bayi berumur 6 bulan, harus dilakukan vaksin polio sebanyak 4 kali. Polio merupakan salah satu penyakit berbahaya yang menyebabkan kecacatan permanen di bagian kaki. Saat ini sudah makin banyak kampanye vaksin polio dan hampir tidak ada anak yang terserang penyakit berbahaya tersebut. Pada umumnya, di Puskesmas atau rumah sakit vaksin polio diberikan dalam jeda waktu 2 bulan. Jadi injeksinya bisa dilakukan saat bayi baru lahir, lalu saat berumur 2 bulan, 4 bulan dan terakhir 6 bulan.

  • BCG

Fungsi dari vaksin yang satu ini adalah untuk mencegah penularan tubercullosis paru dan selaput otak. Bahaya dari penyakit ini adalah bisa menyebabkan kecacatan. Penyakit TB cukup banyak menyerang masyarakat di Indonesia terutama bayi dan anak – anak karena ketahanan tubuh mereka belum sempurna. Pemberian vaksin BCG pada umumnya adalah saat bayi berumur 2 bulan. Yang perlu digarisbawahi adalah injeksi vaksin BCG harus diaplikasikan sebelum bayi berumur 3 bulan.

  • Campak

Pemberian vaksin campak adalah 2 kali saat bayi berumur 9 bulan dan 24 bulan. Namun, apabila bayi sudah divaksin MMR pada umur 15 bulan, vaksin campak yang kedua tidak perlu diberikan. Seperti namanya, vaksin ini memang khusus diberikan untuk mencegah penyebaran penyakit campak.

  • Pentavalen (DPT – HB – HIB)

Imuniasi bayi wajib yang terakhir adalah kombinasi dari DPT (Difteri, Pertusis, Tetanus),  HB (Hepatitis B), dan HIB (Haemophilus Influenza tipe B). Ada beberapa jenis penyakit yang bisa diperangi dengan vaksin ini yaitu meningitis (radang selaput otak), pneumonia, hepatitis B, difteri, serta tetanus.