BogorGate.com – Sentul International Circuit memilih arsitektur asal Jerman Hermann Tilke sebagai perancang sirkuit yang baru dan akan dibangun akhir tahun 2015. Renovaso sirkuit sentul ini merupakan persiapak untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia MotoGP pada tahun 2017 mendatang.

Diantara yang dirombak antara lain lintasan balap, paddock, tribun penonton dan fasilitas lainnya. “Dari tiga kandidat, kami memilih Hermann Tilke yang sudah berpengalaman menangani 80 persen sirkuit-sirkuit dunia seperti Yas Island Marina Circuit, Shanghai International Circuit, Moscow Raceway dan lainnya,” ucap pemilik Sentul International Circuit Tinton Soeprapto, Jumat (15/08/15).

Ayah dari Ananda dan Moreno Soeprapto ini menambahkan alasan lain dirinya memilih Hermann Tilke karena ia juga bisa membawa sponsor untuk sirkuit kebanggaan negara Indonesia ini.

“Memang fee-nya lebih mahal dari yang lain, karena secara kualitas Hermann lebih mumpuni. Tetapi kelebihan Hermann dia juga bisa membawa sponsor ke sirkuit sentul dan kita gak terlalu pusing mencari sponsor,” kata dia.

Mantan pembalap nasional ini menjelaskan dalam renovasi Sirkuit Sentul nanti menghabiskan dana Rp 150 hingga 170 miliar rupiah.

“Biaya ini relatif kecil, namun efek ekonomi pemasukan untuk sirkuit sentul sangat besar, karena sirkuit ini selain bisa menggelar kejuaraan dunia MotoGP yang mendatangkan 30 tim dari negara luar, kami juga bisa menggelar kejuaraan balap lain baik motor ataupun mobil. Itu belum jika sirkuit ini dijadikan tempat test mobil pabrikan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan efek dari kejuaraan MotoGP ini juga berdampak devisa dan pajak untuk negara karena selain dari tim, penonton MotoGP dari luar negeri akan datang ke Indonesia.

“Singapura menghabiskan 1,5 triliun dollar US untuk menggelar Formula 1, namun pemasukannya mencapai 4,5 triliun dollar US. Kami ingin mengulang kembali kesuksesan sirkuit yang pernah menjadi tuan rumah motoGP pada 1995 hingga 1996 kemarin,” tutupnya. (feb)